In

Wich Way?

Aku melakukan banyak kesalahan ya,,

Semua yang ku lakukan adalah salah, kata-kata yang aku ucapkan bahkan selalu berputar, kadang hitam kadang putih lalu kembali hitam, lalu kalian judge aku tidak punya pendirian, damn it, semua orang pernah melakukan kesalah, hanya mungkin tidak sebanyak aku.

karna aku terlalu banyak bertindak dan bicara. satu waktu aku ceria dan bijaksana, waktu yang lain aku menjadi konyol dan menyedihkan. lalu kalian menilai ku tidak seperti dulu, aku telah berubah.

Ya... aku berubah, aku terjatuh dan sulit bangun. orang-orang disekitar ku tidak tau bagaimana cara mengulurkan tangan pada ku, mereka melihat ku, iba, tersenyum paksa, beberapa orang lalu mencoba menghibur, mencoba ulurkan tangan, tapi tak mampu menarik tubuh ku keatas, tak ada alasan yang dapat diberikan kenapa aku harus bangun, tak ada alasan yang mampu menarik ku, semua alasan adalah memaksa ku,, aku tidak bisa dipaksa, lalu aku menjadi sangat keras, mudah dijatuhkan sulit dibawa bangun, semua nasehat tak ada yang masuk kedalam hati, mengusik ku agar menghentikan semua ini, aku pernah mendengar nasehat2 itu, dan aku merasa tau. aku memandang pemberi nasehat, bukan memikirkan kata2 nya malah memikirkan tentang dia, "tau apa kamu tentang aku?" begitu fikir ku, lalu pemberi nasehat yang bijak itu menyerah, berbalik membenci ku, menilai ku, membiarkan ku, dan menyuruh semua orang membiarkan ku.

Aku sendiri. dalam kegelapan lalu aku sendiri, aku menekuk tubuhku, memeluk kaki ku, menundukan kepala ku, rasanya sungguh dingin.. lalu tiba-tiba dada ku terasa sesak, mata ku panas, dan otak ku berputar, didalam sana terasa sungguh sakit, aku benci ini, mencoba memukuli diri ku karna aku kesal, aku tidak ingin merasakan ini, aku coba berdiri dan mengalihkan diri dari rasa sakit ini, aku melihat kearah kaca, membaca diri ku, dia.. Refleksi ku mencoba berbicara dengan ku.

Aku memperhatikan, dia menatap marah pada ku, seolah sangat benci melihat ku, dia menyalahkan ku, berkata semua salah ku, aku jatuh adalah salah ku, aku dibenci adalah kesalahan ku, aku dipandang konyol adalah karna kelakuan ku, aku dicap ini itu karna perkataan ku, jika tidak ingin dibenci siapa pun maka patuhlah pada aturan, jika tidak ingin di nilai maka diamlah, jangan berargumen, jika tidak ingin disalahkan maka jangan melakukan apa pun yang kamu mau. karna itu adalah aturan nya. hidup merdeka atau hidup aman, itu pilihan nya. Tuhan memberi mu pilihan, membebaskan mu, dan memberi iman dihati mu, supaya kamu tidak melewati batas.

Dan hidup seperti apa yang ingin kamu jalani.. danitri,,, 


Related Articles

0 comments:

Post a Comment