In
Wich Way?
Posted on 11/07/2013
Aku
melakukan banyak kesalahan ya,,
Semua yang ku lakukan adalah salah,
kata-kata yang aku ucapkan bahkan selalu berputar, kadang hitam
kadang putih lalu kembali hitam, lalu kalian judge aku tidak punya
pendirian, damn it, semua orang pernah melakukan kesalah, hanya mungkin tidak
sebanyak aku.
karna aku terlalu banyak bertindak dan bicara.
satu waktu aku ceria dan bijaksana, waktu yang lain aku menjadi
konyol dan menyedihkan. lalu kalian menilai ku tidak seperti dulu,
aku telah berubah.
Ya... aku berubah, aku terjatuh dan sulit bangun.
orang-orang disekitar ku tidak tau bagaimana cara mengulurkan tangan
pada ku, mereka melihat ku, iba, tersenyum paksa, beberapa orang lalu
mencoba menghibur, mencoba ulurkan tangan, tapi tak mampu menarik
tubuh ku keatas, tak ada alasan yang dapat diberikan kenapa aku harus
bangun, tak ada alasan yang mampu menarik ku, semua alasan adalah
memaksa ku,, aku tidak bisa dipaksa, lalu aku menjadi sangat keras,
mudah dijatuhkan sulit dibawa bangun, semua nasehat tak ada yang
masuk kedalam hati, mengusik ku agar menghentikan semua ini, aku
pernah mendengar nasehat2 itu, dan aku merasa tau. aku memandang
pemberi nasehat, bukan memikirkan kata2 nya malah memikirkan tentang
dia, "tau apa kamu tentang aku?" begitu fikir ku, lalu
pemberi nasehat yang bijak itu menyerah, berbalik membenci ku,
menilai ku, membiarkan ku, dan menyuruh semua orang membiarkan ku.
Aku sendiri. dalam kegelapan lalu aku sendiri, aku menekuk tubuhku,
memeluk kaki ku, menundukan kepala ku, rasanya sungguh dingin.. lalu
tiba-tiba dada ku terasa sesak, mata ku panas, dan otak ku berputar,
didalam sana terasa sungguh sakit, aku benci ini, mencoba memukuli
diri ku karna aku kesal, aku tidak ingin merasakan ini, aku coba
berdiri dan mengalihkan diri dari rasa sakit ini, aku melihat kearah
kaca, membaca diri ku, dia.. Refleksi ku mencoba berbicara dengan ku.
Aku
memperhatikan, dia menatap marah pada ku, seolah sangat benci melihat ku, dia menyalahkan ku, berkata semua salah ku, aku jatuh
adalah salah ku, aku dibenci adalah kesalahan ku, aku dipandang
konyol adalah karna kelakuan ku, aku dicap ini itu karna perkataan
ku, jika tidak ingin dibenci siapa pun maka patuhlah pada aturan,
jika tidak ingin di nilai maka diamlah, jangan berargumen, jika tidak
ingin disalahkan maka jangan melakukan apa pun yang kamu mau. karna
itu adalah aturan nya. hidup merdeka atau hidup aman, itu pilihan
nya. Tuhan memberi mu pilihan, membebaskan mu, dan memberi iman
dihati mu, supaya kamu tidak melewati batas.
Wich Way?
danitri
12:07 PM
danitri
Integer sodales turpis id sapien bibendum, ac tempor quam dignissim. Mauris feugiat lobortis dignissim. Aliquam facilisis, velit sit amet sagittis laoreet, urna risus porta nisi, nec fringilla diam leo quis purus.
Related Articles
Subscribe to:
Post Comments
(
Atom
)
0 comments:
Post a Comment